5 Fakta Mengejutkan Yang Harus Anda Ketahui Mengapa Ahok Djarot Kalah Dari Anis Sandi Pada Pilkada DKI Putaran II

5 Fakta Mengejutkan Yang Harus Anda Ketahui Mengapa Ahok Djarot Kalah Dari Anis Sandi Pada Pilkada DKI Putaran II - Publik tersentak tatkala hasil hitung cepat Pilkada DKI putaran 2 seluruh hasil survey memenangkan pasangan no 3 Anis Sandi sebagai gubernur baru Jakarta. Alhasil banyak pendukung ahok yang kecewa dan menangis karena pilihan mereka tidak menang.

Karena banyak yang memprediksi Ahok Djarot akan kembali memimpin jakarta dan menang pada pilkada DKI Jakarta, namun yang terjadi justru sebaliknya, seluruh lembaga survey hasil hitung cepat kemarin memperlihatkan fakta bahwa ahok djarot kalah telak dan kubu anis sandi memenangkan hasil hitung cepat quick count pilkada dki putaran kedua.

Lantas mengapa hal itu terjadi, mengapa kubu ahok djarot pasangan no 2 bisa dikalahkan oleh anis sandi yang merupakan pasangan no 3, pada pemilu kada dki putaran kedua, berikut 5 fakta mengejutkan mengapa ahok djarot kalah yang dihimpun berdasarkan hasil riset LSI Denny JA, yuk kita simak bersama :

Ahok Menangis

1. Kesamaan Profil

Pemilih Pendukung, termasuk partai politik pengusung pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang kalah pada putaran pertama lebih banyak mengalihkan dukungan kepada pasangan Anies dan Sandiaga. Hal ini didasari kesamaan profil pemilih.

2. Kebijakan Tak Pro Rakyat

Akibat kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang dinilai tak pro kepada rakyat. Kebijakan tersebut, antara lain berupa penertiban kawasan pemukiman dan reklamasi di pantai Jakarta Utara.

3. Sentimen Anti-Ahok

Faktor sentimen anti-Ahok karena kapitalisasi isu agama dan primordial. Ahok dianggap tak pas untuk memimpin pemerintahan DKI Jakarta karena bukan pemeluk agama yang mayoritas dipeluk warga DKI Jakarta. Berdasarkan asil riset LSI Denny JA, sekitar 40 persen pemilih yang beragama Islam di DKI Jakarta tidak bersedia dipimpin oleh Ahok yang non-Muslim. Mereka berupaya keras agar Ahok kalah dan tidak memimpin lagi DKI Jakarta. Selain itu, dia juga berasal dari kelompok etnis minoritas.

4. Kasar dan Arogan

Karakter Ahok yang kasar dan arogan. Sikap mantan Bupati Belitung Timur itu dianggap bukan tipe pemimpin yang layak memimpin Jakarta karena omongannya kerap dianggap kasar. Puncaknya, ketika dia blunder soal ayat suci Alquran. Belum lagi sikapnya yang dinilai tidak konsisten, suatu ketika mencerca partai politik dan hanya ingin maju lewat jalur independen. Namun, selanjutnya ia berjuang mencari dukungan partai politik.

5. Kompetitor Baru

Hadirnya kompetitor baru yang menjadikan pemilih memiliki alternatif dalam memilih pemimpin DKI Jakarta. Pasangan Anies dan Sandiaga, serta pasangan Agus dan Sylviana menjadi alternatif pemilih yang pro maupun kontra Ahok. Rencana Ahok Bersenang-senang Dalam kontestasi politik ini, tentu ada pasangan terpilih dan kalah/gagal. Jika gagal terpilih menjabat gubernur, calon telah memikirkan pekerjaan apa akan dilakukan kembali. Apakah bakal kembali menjalani pekerjaan seperti sebelumnya atau ada yang lain.

Setelah mengetahui kekalahan ini Ahok dan Djarot mengucapkan terima kasih dan selamat kepada pasangan yang terpilih, dan ia berencana akan menghabiskan waktu bersama keluarganya di rumah,

"Saya mau jalan-jalan beli Range Rover, jual tanah. Ngapain lagi kerja sampai malam ngurusin orang. Sama keluarga, bisa jalan-jalan naik Range Rover," ujar Ahok dalam diskusi buku "A Man Called Ahok" di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Lebih mengejutkan lagi ahok mengaku sudah ada yang menawari dirinya pekerjaan saat pensiun jadi gubernur nanti, dan ia mengaku sudah ditawari dengan gaji Rp.250 juta, wow, bener apa enggak ya.
Nah itulah ke 5 fakta mengejutkan mengapa ahok djarot kalah di putara kedua pilkada dki, yang rukun kembali ya warga jakarta, pemilu kan udah usai.

Ahok Kalah

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Blogger Indonesia ™
Designed by Blog Thiet Ke
Posts RSSComments RSS
Back to top